Hadis ke-2
Di antara Syarat Sahnya Shalat adalah Suciعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : لا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Terjemah
Dari Abu Hurairah ra, ia berakat; Rasulullah saw bersabda; Allah tidak menerima shalat seseorang di antara kalian yang berhadas hingga ia berwudlu
Syarah Umdatul Ahkam 002
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Juli 11, 2009
Ditulis dalam Syarah Umdatul Ahkam | yang berkaitan: hadats, Umdatul Ahkam, wudlu | Leave a Comment »
Syarh Umdatul Ahkam 001
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Juli 11, 2009
كتابُ الطَّهَارَةِ
Kitab Thaharah
Kitab tersusun dari huruf kaf-ta’-ba’, secara bahasa berarti kumpulan. Kata kataba diartika menulis karena aktifitas menulis adalah mengumpulkan huruf-huruf dan kata-kata sehingga memiliki suatu pengertian tertentu. Buku cetak di dalam bahasa Arab juga diartika kitab, karena di dalamnya terkumpul tulisan.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Syarah Umdatul Ahkam | yang berkaitan: ikhlas, niat, Umdatul Ahkam | Leave a Comment »
Agar Iman Terasa Manis
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Maret 6, 2009
عن أنس عن النبي قال «ثـلاث من كن فيه وجد حلاوة الإيمان؛ أن يكون الله ورسـوله أحب إليه مما سواهما، وأن يحب المرء لا يحبه إلا لله، وأن يكره أن يعود في الكفر كما يكره أن يقذف في النار».
[ رواه الشيخان]Dari Anas bin Malik, ra, dari Nabi saw, bersabda;
Tiga hal, apabila ketiganya ada pada diri seseorang maka ia akan bisa merasakan manisnya Iman;
1- Menjadikan Allah dan RasulNya lebih dia cintai daripada selain keduanya2- Mencintai seseorang hanya karena Allah
3- Benci untuk kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya dicampakkan ke dalam api neraka
(HR Syaikhani)
Ditulis dalam Syarh Hadis | yang berkaitan: iman, manis | Leave a Comment »
Shalat Ghaib
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Nopember 2, 2008
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى النَّجَاشِيَّ فِي الْيَوْمِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ خَرَجَ إِلَى الْمُصَلَّى فَصَفَّ بِهِمْ وَكَبَّرَ أَرْبَعًا
Dari hadits Abu Hurairah – radhiyallaahu ‘anhu – Bahwa Rasulullah – shallallaahu ‘alaihi wa sallam -mengumumkan kematian Najasyi (Raja negeri Habasyah) – rahimahullaahu ta’aalaa – pada hari beliau meninggal maka beliau keluar ke Mushalla (tanah lapang untuk tempat shalat) bersama para shahabat, lalu Rasulullah – shallallaahu ‘alaihi wa sallam – membariskan mereka dan beliau (shalat dengan) bertakbir empat kali.
Ditulis dalam Syarh Hadis | yang berkaitan: najasyi, shalat ghaib | 1 Komentar »
GUGATAN TERHADAP HADIS
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Mei 31, 2008
Oleh: Dr Syamsuddin Arif
Gugatan para orientalis dan misionaris Yahudi dan Kristen telah menimbulkan dampak yang cukup besar. Melalui tulisan-tulisan yang diterbitkan dan dibaca luas, mereka telah berhasil mempengaruhi dan meracuni pemikiran sebagian kalangan Umat Islam.
Maka muncullah gerakan anti-hadits di India, Pakistan, Mesir, dan Asia Tenggara. Pada 1906 sebuah gerakan yang menamakan dirinya Ahl-i Qur’an muncul di bagian barat Punjab, Lahore dan Amritsar. Pimpinannya, Abdullah Chakrawali dan Khwaja Ahmad Din, menolak hadits secara keseluruhan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Dirasah | 1 Komentar »
Tauhid Sebagai Sebab Masuk Sorga
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada April 23, 2008
عَنْ عُبَادَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ عَلَى مَا كَانَ مِنْ الْعَمَلِ
Dari Ubadah bin Ash-Shamit, ra , menuturkan : Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa bersyahadat bahwa tidak ada sesembahan yang hak selain Allah saja, tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah Hamba dan Rasul-Nya; dan (bersyahadat) bahwa Isa adalah hamba Allah, rasul-Nya dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam serta ruh daripada-Nya; dan (bersyahadat pula bahwa) Surga adalah benar adanya dan nerakapun benar adanya; maka Allah pasti memasukkannya kedalam Surga betapapun amal yang telah diperbuatnya.” (Hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim).
Ditulis dalam Syarh Hadis | 1 Komentar »
Imam Muslim
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Februari 27, 2008
Penghimpun dan penyusun hadits tershahih kedua setelah Imam Bukhari adalah Imam Muslim. Bahkan kitab Shahih muslim dinilai para ulama’ lebih sistematis dari shahih al-Bukhari.
Nama lengkapnya ialah Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim al Qusyairi an-Naisaburi. Masterpeace tulisan beliau adalah kitab As-Sahih (masyhur dengan nama Sahih Muslim). Kitab ini menjadikan namanya tetap dikenal hingga kini.
Imam Muslim dilahirkan di Naisabur. Tetapi para ulama tidak dapat memastikan tahun kelahirannya. Sebagian ulama’ berpendapat bahwa beliau dilahirkan pada tahun 204 H, dan ada yang berpendapat tahun 206 H. Menurut al-Hakim Abu Abdullah di dalam kitabnya ‘Ulama’ al-Amshar, pendapat yang kuat tentang kelahiran Imam Muslim adalah tahun 206 H. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Rijal Hadits | 3 Komentar »
Kitab Nikah
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Februari 26, 2008
Dari Kitab Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam Oleh Ibnu Hajar Al ‘Ashqalani
Hadits ke-1
عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ لَنَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَا مَعْشَرَ اَلشَّبَابِ ! مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اَلْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ. (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)
Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda pada kami: “Wahai pemuda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia menikah, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu. ” (Muttafaq Alaihi). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Matan | 1 Komentar »
Serangan Riffat terhadap Hadits tentang Perempuan
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Januari 30, 2008
Oleh: Abu Annisa
Penyebaran virus-virus pemikiran yang menyimpang yang dilakukan oleh agen-agen orientalis di Indonesia juga dilakukan melalui media-media, seperti, majalah, text book, dan bahkan buku pegangan untuk mahasiswa IAIN (sekarang Universitas Islam Negeri, UIN). Selain itu, juga melalui seminar, kuliah, artikel-artikel di koran, majalah, dan jurnal, bahkan mereka mendirikan lembaga khusus sebagai ajang berkumpul dan merancang gagasan dengan program pendidikan dalam studi Islam untuk kalangan elit dan eksekutif. Cara penyajiannya pun cukup menarik bagi mereka yang masih awam terhadap Islam. Mereka menggunakan istilah-istilah asing sehingga mengesankan sebagai pemikiran yang ilmiah dan berbobot. Mereka bermain di kancah logika, yang bagi orang-orang awam sepertinya sulit untuk dibantah. Pemikiran yang berbahaya ini disebarkan dengan dalil kebebasan berbicara, berpikir, dan berpendapat. Padahal, dalam fase ini, para mahasiswa sangat membutuhkan bimbingan dan arahan dalam studi ilmu-ilmu Islam. Mereka atau kelompok yang memiliki spesialisasi sekuler dan tidak memiliki dasar dan latar belakang ilmu-ilmu Islam ini memaksakan diri berbicara tentang dan atas nama Islam dalam kuliah dan tulisannya. Mereka bertindak seolah-olah punya kapasitas dan otoritas ilmiah sehingga seenaknya melontarkan kritik dan menyerang ajaran dan syariat Islam. Ini adalah musibah besar yang menimpa umat dan karenanya harus dihadapi.
Jika sempat hadir dalam salah satu seminar mereka, Anda akan mendengarkan pemikiran yang nyeleneh (aneh). Mereka berbicara dengan pandangan dan hawa nafsunya, tidak bersandar pada dalil apa pun. Seorang dari mereka berkata, misalnya, “Iblis sangat kokoh memegang akidah tauhid karena menolak sujud kepada Adam. Adam seorang manusia dan Iblis hanya sujud kepada Allah.”
Lihatlah kesesatan ini, sekilas menurut logika sepertinya benar, padahal tidaklah demikian halnya, tetapi mereka menjadikan agama sebagai mainan dan gurauan. Allah SWT telah mencela perilaku seperti ini dan menyebutnya sebagai perilaku orang kafir. Allah SWT berfirman, yang artinya, “Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: ‘Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu.’ Mereka (penghuni surga) menjawab: ‘Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka’.” (Al-A’raf: 50-51). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Dirasah | 1 Komentar »
GHURABA’ (Yang Asing Yang Beruntung
Ditulis oleh Abah Zacky as-Samarani di/pada Januari 15, 2008
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَال َ: قَالَ رَسُولُ اللّهِ قال : بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيباً فَطُوبىَ لِلْغُرَبَاءِ
Dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah bersabda, “Islam bermula dalam keadaan asing, dan akan kembali terasing seperti semula, maka beruntunglah orang-orang yang terasing”
Tentang Hadis
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam kitab shahihnya, dari Abu Hurairah, Selain meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah, Imam Muslim juga meriwayatkan hadis dari Ibn Umar dengan teks yang sedikit berbeda dan ada beberapa kalimat tambahan.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Syarh Hadis | Leave a Comment »